TALBIAH

Wednesday, August 31, 2011

Sambutan Hari Kebangsaan dan Hari Raya

 Konsul Jeddah bersama tetamu menghormati lagu negaraku dan lagu negara saudi

 potong kek bersama konsulat asean
 tetamu dari malaysia Dato Zainal dan Ramlan
 tetamu luar
 makanan yg d sediakan
 mana yg menang pakaian tercantek....

 dua pelajar mesir Firdaus & Firdaus

 pemenangnya CL...hadiah di sampaikan isteri CG
 duit raya
 bergambar bersama CG Khalid
 sekawan nak...
pemenang pakaian CL bersama rakyat malaysia di saudi

Antara Alumni Ramadhan dan Satri Iedul Fitri

كل عام و أنتم بخير ....
أعاده الله عليكم بالخير و اليمن و البركات الى كل الحبايب


*****

Syawal : Izinkan aku masuk 'bertamu' wahai kehidupan
dengan terbenamnya sang mentari..

Ramadhan : Daku akan 'pergi' sebentar lagi tapi
biarkan daku bertahta dalam hati 'mereka', selamanya

Siapakah MEREKA?

Alumni Ramadhan juga graduan Syiam wal Qiyam

Jika Ramadhan itu seorang manusia, pasti kita peluk dan kita takkan melepaskannya.

Jika Ramadhan itu sekuntum bunga, pasti kita sirami dan bajai biar ia segar buat selamanya.

Begitulah antara kelebihan dan keistimewaan bulan Ramadhan. Orang yang tahu menilainya sudah pasti tidak akan mensia-siakan peluang untuk merebut kelebihan-kelebihan tersebut.

Bahkan Rasulullah sendiri pernah menegaskan;

لَوْ يَعْلَمُ النَّاسُ مَا فِي هَذَا الشَّهْرِ مِنَ الْخَيْرَاْتِ لَتَمَنَّوْا أَنْ يَكُوْنَ رَمَضَاْنُ اَلسَّنَةَ كُلَّهَا

"Sekiranya manusia benar-benar menyedari kebaikan-kebaikan yang ada di bulan Ramadhan ini, pastinya mereka akan mengharapkan supaya sepanjang tahun adalah Ramadhan"
(Riwayat Ibnu Abi Dunya)

اللهم أجعل فى قلبى
نورا وفي لساني نورا
وفي سمعي نورا
وفي بصري نورا
ومن فوقي نورا
ومن تحتي نورا
وعن يميني نورا
وعن شمالي نورا
ومن امامي نورا
ومن خلفي نورا

Ya Nuur..

Menangislah selalu
kerna nasib kita belum tahu..

Wahai yang Maha Tahu
bekalkan kami semua
Satria Eidul Fitri..
akan ikhlas dan Istiqomah
Hikmah jua kebijaksanaan
semakin subur..
dalam ketabahan kejernihan hati..

[ Jejaka 1 sedang mencari Syawal yang akan 'bertamu', jejaka 2 cuba mempertahankan Ramadhan yang akan 'pergi' ]

Tuesday, August 30, 2011

31 ogos hari Kemerdekaan Malaysia


 Solat suboh dan raya kat sini saje.



 penuh sesak

Alam kembali menjadi Sunyi dari zikir dan munajat, yg riuh hanya dentuman mercun yg x tahu bila akan terhenti yg membangkitkan kemarahan org tua yg ingin solat dan kanak2 yg hampir terlelap, masjid dan surau..aahh! Kosong kembali, manusia sdg beratur ke tandas menunaikan hajat, maklumlah perut dah padat, baju manusia manusia pun sendat, ketat,..ketat krn mkn yg tak bertempat dan fesyen barat!! Kalau di tegur katanya, siapa kita yg perlu ambil berat?..

Monday, August 29, 2011

Selamat Hari Raya Aidil Fitri Maaf Zahir & Batin


Kita kembali kpd fitrah, fitrah ketika lahir, fitrah ketika bertaubat, fitrah kala pulang dr haji yg mabrur, fitrah ketika menyucikan harta, fitrah ketika memasuki syawal, tiada lagi kekotoran pd jiwa, kekotoran kpd luaran, saat sebegini sesuci bayi yg baru dilahir, tangisannya di pujuk, rengekan di belai, hilai tawanya penawar kebahgiaan..inilah kita menyambut syawal penuh kemenangan..minal aiizin wal faizin.

Sunday, August 28, 2011

Kuih Raya dari keluarga dan teman2...

 kuih dari keluarga
 dari Dato Jamal
 dari Sahabat masjid Syakirin puchong utama
 dari sahabat2
 dari Datin Jan
 Dari Hj Azman
 parcel
 dari Zul JM Brani subang jaya
dari Tun & Taj
Terima kasih semua.

Berakhir dan terakhir terawih di thn ini, moga doa kita diamin oleh para malaikat, didengari disisiNya, di mustajab di arasyNya, nama kita dikeluar dr senarai ahli neraka tercatat di kalangan Ahli syurga, akhlak kita peribadi Muttaqin, sesuai kehendakNya, bibir kita kan lembut dan basah menyebut namaNya walau kita sudah keluar dr madrasah Ramadhan ini..

Saturday, August 27, 2011

Solat terawih dan tahajud malam 27 ramadhan












10 Sunnah Di Hari Raya

1. Bergembira

Diriwayatkan dari Aisyah Radhiallahu'anha, ia berkata,

Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa sallam masuk menemuiku sedangkan di sisiku ada
dua anak perempuan kecil yang sedang bernyanyi dengan nyanyian Bu'ats. Lalu beliau Shallallahu'alaihi wasallam berbaring (bersandar di atas lengannya) di tempat tidur dan memalingkan wajahnya ke arah lain. Masuklah Abu Bakar, lalu dia mengherdikku dan berkata: ‘Suara syaitan di sisi Nabi Shallallahu 'alaihi wa sallam!?'

Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa sallam kemudian menghadap ke Abu Bakar seraya berkata :'Biarkan kedua anak perempuan itu'. Ketika ia telah lalai, aku memberi isyarat dengan mata kepada dua anak itu maka merekapun keluar".

Dalam riwayat lain:

Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda, “Wahai Abu Bakar, setiap kaum memiliki hari raya, dan ini adalah hari raya kita". [Kedua hadits ini diriwayatkan oleh Bukhari 949, 952, 2097, 3530, 3931. Diriwayatkan juga oleh Muslim 892. Ahmad
6/134 dan Ibnu Majah 1898].

Al-Hafidh Ibnu Hajar berkata: "Dalam hadits ini ada beberapa faedah: Disyariatkan untuk memberikan kelapangan kepada keluarga pada hari-hari raya untuk melakukan berbagai hal yang dapat menyampaikan mereka pada kesenangan jiwa dan istirahatnya tubuh dari beban ibadah. Dan sesungguhnya berpaling dari hal itu lebih utama. Dalam hadits ini juga menunjukkan bahwa menampakkan kegembiraan pada hari-hari raya merupakan syi'ar agama.



2. Berhias

Berkata Ibnul Qayyim dalam "Zadul Ma'ad" (1/441):

Nabi memakai pakaiannya yang paling bagus untuk keluar (melaksanakan shalat) pada
hari Idul Fithri dan Idul Adha. Beliau memiliki perhiasan yang biasa dipakai pada dua hari raya itu dan pada hari Jum'at. Sekali waktu beliau memakai dua burdah (kain bergaris yang diselimutkan pada badan) yang berwarna hijau, dan terkadang mengenakan burdah berwarna merah, namun bukan merah murni sebagaimana yang disangka sebagian manusia, karena jika demikian bukan lagi namanya burdah. Tapi yang beliau kenakan adalah kain yang ada garis-garis merah seperti kain bergaris dari Yaman.



3. Solat Eid (di tanah lapang)

Diriwayatkan dari Abu Said Al Khudri Radhiallahu 'anhu, ia berkata,

Dahulu Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa sallam biasa keluar menuju mushalla (tanah lapang) pada hari Idul Fitri dan Idul Adha, maka pertama kali yang beliau lakukan adalah shalat ..." [Hadits Riwayat Bukhari (956), Muslim (889) dan An-Nasaa'i 3/187]




4. Makan sedikit sebelum Solat Eid

Dari Anas Radliallahu anhu, ia berkata:

Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa sallam tidak pergi (ke tanah lapang) pada hari Iedhul Fitri hingga beliau makan beberapa butir kurma". [Hadits Riwayat Bukhari 953, Tirmidzi 543, Ibnu Majah 1754 dan Ahmad 3/125, 164, 232]



5. Mandi sebelum Solat Eid

Dari Nafi' berkata:

Abdullah bin Umar biasa mandi pada hari idul Fithri sebelum pergi ke mushalla tempat berkumpul manusia untuk sholat, di lapangan bila tidak hujan, red)" (Diriwayatkan Malik 1/177, Asy-Syafi'i 73 dan Abdurrazzaq 5754 dan sanadnya Shahih).



6. Tidak solat sunnah qabliyah, ba'diyah; tidak azan dan iqamah untuk solat eid

Dari Ibnu Abbas Radhiyallahu 'anhuma, ia berkata:

Nabi Shallallahu'alaihi wa sallam shalat dua raka'at pada hari Idul Fithri, beliau
tidak shalat sebelumnya dan tidak pula sesudahnya...." [Hadits Riwayat Bukhari 989, At-Tirmidzi 537, An-Nasa'i 3/193 dan Ibnu Majah 1291]

Dari Jabir bin Samurah Radhiyallahu 'anhu ia berkata:

Aku pernah shalat dua hari raya bersama Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa sallam
lebih dari sekali dua kali, tanpa dikumandangkan azan dan tanpa iqamah" [Riwayat Muslim 887, Abu Daud 1148 dan Tirmidzi 532].



7. Khutbah selepas solat eid

Ibnu Abbas berkata:

Aku menghadiri shalat Id bersama Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa sallam, Abu Bakar, Umar dan Utsman Radhiyallahu'anhum. Semua mereka melakukan shalat sebelum khutbah" [Riwayat Bukhari 963, Muslim 884 dan Ahmad 1/331 dan 346]



8. Pergi dan pulang musolla melaui jalan berlainan


Telah diriwayatkan dari Jabir bin Abdillah Radliallahu 'anhu, ia berkata, "Nabi Shallallahu 'alaihi wa sallam pada hari raya biasa mengambil jalan yang berlainan (ketika pergi dan ketika kembali dari mushalla-pen)" [Hadits Riwayat Bukhari 986].



9. Takbir ketika keluar dari rumah menuju ke musolla sehingga imam tiba

Ibnu Umar dahulu apabila pergi keluar pada hari raya Idhul Fithri dan Idhul Adha, beliau mengeraskan ucapan takbirnya sampai ke mushalla, kemudian bertakbir sampai imam datang. (HR Ad Daraquthni dan Ibnu Abi Syaibah dan selain mereka dengan sanad yang shahih. Lihat Irwa ‘ul Ghalil 650).



10. Ucapan selamat hari raya

Ibnu Qudamah dalam "Al-Mughni" (2/259) menyebutkan bahwa Muhammad bin Ziyad berkata:

Aku pernah bersama Abu Umamah Al Bahili dan selainnya dari kalangan sahabat Nabi Shallallahu 'alaihi wa sallam. Mereka bila kembali dari shalat Id berkata sebagiannya kepada sebagian yang lain:

تَقَبَّلَ اللهُ مِنَّا وَمِنْكَ

"Semoga Allah menerima dari kami dan darimu"

Imam Ahmad menyatakan: "Isnad hadits Abu Umamah jayyid (bagus)" [Lihat Al Jauharun Naqi 3/320. Berkata Suyuthi dalam 'Al-Hawi: (1/81) : Isnadnya hasan]


Wallahua'lam..